Plagiarism

Plagiarism Policy (Kebijakan Plagiarisme)

JECART: Journal of Education, Culture, and Art

Dewan Redaksi JECART menyadari bahwa plagiarisme adalah pelanggaran serius terhadap integritas akademik. Oleh karena itu, setiap naskah yang dikirimkan harus melalui proses pemeriksaan kemiripan teks secara ketat sebelum masuk ke tahap peninjauan sejawat (Peer-Review).

1. Ambang Batas Toleransi (Similarity Threshold)

  • JECART menetapkan tingkat kemiripan maksimal sebesar 20%.

  • Jika tingkat kemiripan ditemukan di atas 20% namun di bawah 35%, naskah akan dikembalikan kepada penulis untuk direvisi (Resubmit for Revision).

  • Jika tingkat kemiripan ditemukan di atas 35%, naskah akan langsung ditolak (Automatic Rejection) tanpa melalui proses review.

2. Alat Pendeteksi Plagiarisme

Setiap naskah yang masuk akan diperiksa menggunakan perangkat lunak profesional seperti:

  • Turnitin (Utama)

  • Plagiarism Checker X (Opsional)

3. Bentuk-Bentuk Plagiarisme yang Dilarang

JECART tidak menoleransi segala bentuk kecurangan karya, termasuk:

  • Plagiarisme Langsung: Menyalin kalimat atau paragraf dari karya orang lain tanpa mencantumkan sumber dan tanpa tanda kutip.

  • Self-Plagiarism (Autoplagiarisme): Menggunakan kembali karya sendiri yang sudah diterbitkan sebelumnya di jurnal lain tanpa memberikan sitasi yang jelas.

  • Plagiarisme Mosaik (Patchwriting): Mengambil ide dari berbagai sumber dan menyusunnya kembali dengan sedikit perubahan kata namun strukturnya tetap sama.

  • Parafrase Tanpa Sitasi: Mengungkapkan kembali gagasan orang lain dengan bahasa sendiri tanpa menyebutkan pemilik asli gagasan tersebut.

4. Prosedur Penanganan Pelanggaran

Jika ditemukan indikasi plagiarisme yang signifikan selama atau setelah proses publikasi, pengelola JECART akan mengambil tindakan berikut sesuai standar COPE:

  1. Tahap Peninjauan: Meminta klarifikasi dari penulis terkait temuan kemiripan teks.

  2. Tahap Penolakan: Jika klarifikasi tidak memadai, naskah akan ditolak dan penulis akan diberikan peringatan.

  3. Tahap Pencabutan (Jika sudah terbit): Jika plagiarisme terdeteksi setelah artikel terbit, jurnal akan melakukan Pencabutan Artikel (Retraction) secara resmi dari website dan database indeksasi, serta memberikan catatan publik mengenai alasan pencabutan tersebut.

5. Tanggung Jawab Penulis

Penulis wajib memastikan bahwa:

  • Semua kutipan telah disebutkan sumbernya dengan benar menggunakan gaya selingkung APA 7 Style.

  • Data penelitian (terutama dalam kajian budaya atau pendidikan) adalah data otentik hasil temuan lapangan atau studi pustaka yang sah.

  • Karya seni atau gambar yang digunakan bukan milik orang lain, kecuali telah mendapatkan izin tertulis atau masuk dalam kategori Fair Use dengan penyebutan sumber.